JEPARA— Tim Pengabdian Masyarakat Departemen Ilmu Komputer/Informatika Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro (UNDIP) menggelar pelatihan pemanfaatan Google Profil Bisnis bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara pada Senin (20/4).
Kegiatan yang dipusatkan di Aula Kantor Balai KB Kecamatan Kalinyamatan ini dihadiri pelaku UMKM dari berbagai desa di wilayah tersebut.
Program yang diketuai Dinar Mutiara Kusumo Nugraheni, ST., M.Info Tech (Comp), Ph.D. ini melibatkan empat dosen anggota yakni Beta Noranita, S.Si., M.Kom., Nurdin Bahtiar, S.Si., M.T., Dr. Indra Waspada, S.T., M.TI., dan Dhena Kamalia Fu’adi, S.Kom., M.Kom., serta lima mahasiswa Informatika UNDIP sebagai pendamping teknis lapangan.
Menurut Dinar Mutiara Kusumo Nugraheni bahwa pelatihan ini hadir sebagai respons atas kurangnya literasi digital pelaku UMKM di wilayah pesisir Jepara. Berdasarkan observasi, mayoritas pelaku usaha di Kalinyamatan masih mengandalkan pemasaran konvensional dari mulut ke mulut dan belum memiliki profil bisnis digital yang terverifikasi, sehingga sulit ditemukan oleh konsumen melalui pencarian Google maupun Google Maps.
“Peserta pelatihan berasal dari lima Desa di Kecamatan Kalinyamatan, yakni Desa Robayan, Margoyoso, Bakalan, Purwogondo, dan Kriyan. Jenis usaha yang diwakili sangat beragam, meliputi kuliner seperti warung nasi ramesan, nasi bungkus, dan bubur ayam; produk olahan seperti snack keripik dan susu kedelai; jasa bengkel kendaraan; toko sayur dan sembako,” ungkap Dinar Mutiara Kusumo Nugraheni.
Pelatihan berlangsung secara interaktif menggunakan modul Panduan Google Profil Bisnis 2026 untuk Produk UMKM yang disusun khusus bagi pelaku usaha mikro. Materi disampaikan melalui tiga metode yakni ceramah, praktik langsung, dan diskusi. Dalam sesi praktik, setiap peserta didampingi secara personal oleh tim dosen dan mahasiswa untuk membuat dan mengoptimasi profil bisnis di Google Maps menggunakan smartphone masing-masing.
“Materi pelatihan mencakup tujuh langkah pembuatan Google Profil Bisnis secara lengkap, mulai dari registrasi akun Google khusus bisnis, pengisian informasi usaha secara komprehensif, proses verifikasi melalui rekaman video, pengunggahan foto berkualitas, penambahan daftar layanan spesifik, pengelolaan ulasan pelanggan, hingga pembacaan data analitik bisnis. Peserta juga mendapat pemahaman mengenai integrasi Google Profil Bisnis dengan WhatsApp Business dan Instagram sebagai ekosistem pemasaran digital yang saling mendukung,” ungkap Dinar Mutiara Kusumo Nugraheni.
Ia menambahkan bahwa program ini diharapkan menjadi titik awal transformasi digital UMKM pesisir Kalinyamatan menuju ekosistem bisnis yang lebih inklusif, inovatif, dan berdaya saing tinggi di era ekonomi digital.
