Dosen Muda Matematika UNDIP Kolaborasi dengan Khalifa University Kembangkan Pemodelan Reaktor Nuklir

SEMARANG – Dosen muda Departemen Matematika Fakultas Sains dan Matematika (FSM) Universitas Diponegoro (UNDIP), Jovian Dian Pratama, S.Mat., M.Mat., memperluas kolaborasi riset internasional melalui program Staff Mobility (Staff Exchange) di Khalifa University, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Program tersebut menjadi langkah strategis dalam membangun jejaring penelitian global sekaligus membuka peluang kerja sama akademik antara kedua perguruan tinggi.

Selama berada di Khalifa University, Jovian berkolaborasi dengan Prof. Hadi Susanto dari Department of Mathematics, College of Computing and Mathematical Sciences. Kolaborasi tersebut berfokus pada pengembangan pemodelan matematika menggunakan nonlinear partial differential equations (PDE), sistem stokastik, serta thermal-hydraulic modeling untuk sistem reaktor nuklir generasi baru.

Menurut Jovian, kesempatan bekerja langsung bersama peneliti di universitas riset internasional memberikan pengalaman berharga dalam memperkaya perspektif penelitian sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas.

“Program ini memberikan kesempatan untuk berdiskusi secara intensif mengenai pengembangan model matematika yang memiliki potensi aplikasi pada sistem reaktor nuklir generasi baru. Selain memperluas wawasan akademik, saya juga memperoleh banyak masukan untuk pengembangan riset ke depan,” ujarnya.

Tidak hanya melakukan riset bersama, Jovian juga memperluas jejaring akademik dengan bertemu sekitar 20 akademisi dan mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh studi doktor maupun program postdoctoral di Uni Emirat Arab, serta 10 akademisi internasional dari berbagai negara. Jejaring tersebut diharapkan menjadi modal penting dalam membangun kolaborasi penelitian lintas negara pada masa mendatang.

Salah satu capaian penting dari program tersebut adalah penyusunan Letter of Intent (LoI) sebagai bentuk komitmen awal kerja sama akademik antara Universitas Diponegoro dan Khalifa University bersama Prof. Hadi Susanto. Dokumen tersebut menjadi langkah awal untuk mengembangkan kolaborasi riset, publikasi ilmiah, hingga pertukaran akademik antara kedua institusi.

Selain itu, Prof. Hadi Susanto juga memperkenalkan Jovian kepada sejumlah akademisi Khalifa University yang memiliki bidang keahlian selaras dengan minat penelitiannya. Pertemuan tersebut membuka peluang kolaborasi lanjutan sekaligus memberikan gambaran mengenai kesempatan studi doktoral di bidang matematika terapan dan pemodelan sistem kompleks.

Program Staff Mobility tersebut juga menghasilkan luaran berupa penyusunan artikel ilmiah bersama salah satu mahasiswa bimbingan Prof. Hadi Susanto. Saat ini, manuskrip penelitian masih dalam tahap penyelesaian dan ditargetkan dapat disubmit ke jurnal internasional bereputasi pada akhir Agustus mendatang.

Di luar aktivitas akademik, Jovian mengaku memperoleh pengalaman yang tak kalah berharga melalui interaksi dengan komunitas mahasiswa Indonesia di Abu Dhabi. Menurutnya, suasana kekeluargaan yang terjalin membuat proses adaptasi selama berada di Uni Emirat Arab menjadi lebih mudah.

“Saya sangat menikmati kesempatan bertemu teman-teman Indonesia di Abu Dhabi. Mereka sangat ramah dan banyak membantu selama saya berada di sini. Kami berdiskusi mengenai kehidupan akademik maupun keseharian di Uni Emirat Arab. Pengalaman ini memberikan kesan yang sangat mendalam bagi saya,” katanya.

Ia menambahkan, program tersebut tidak hanya memperluas kemampuan akademik, tetapi juga meningkatkan kesiapan untuk berkolaborasi dan beradaptasi dalam lingkungan internasional.

“Saya berharap kolaborasi ini tidak berhenti pada program pertukaran staf saja, tetapi dapat berkembang menjadi penelitian bersama, publikasi internasional, hingga pengembangan sumber daya manusia antara UNDIP dan Khalifa University,” pungkas Jovian.

Pos terkait