Dosen USM Gelar Pemetaan Partisipatif Infrastruktur di Kelurahan Lamper Kidul Berbasis SIG

SEMARANG – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dosen Universitas Semarang (USM) menggelar aksi nyata di Kelurahan Lamper Kidul dengan melibatkan warga dalam pemetaan infrastruktur berbasis digital. Kegiatan bertajuk “Pemetaan Partisipatif Berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG)” ini dilaksanakan pada Sabtu (25/4/2026) di Balai Pertemuan Kelurahan Lamper Kidul. Sebanyak 33 peserta yang terdiri dari para ketua RW dan tokoh masyarakat setempat hadir untuk memberikan data langsung mengenai kondisi lingkungan mereka.

Ketua Tim PkM USM, Sulistyowati, S.T., M.T., bersama anggota tim lainnya, Diah Aryati Puji Lestari, S.Si., M.Si., Andi Nurcahyo, S.Pd., M.Pd., dan Dr. Ir. AR Hanung Triyono, M.Si., mengarahkan warga untuk mengidentifikasi berbagai persoalan infrastruktur secara mendetail. Tak hanya dosen, kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa USM yakni Dicky Maulana Riyadi dan M. Ghulwan Yudi Sarwana sebagai bentuk kolaborasi akademik dalam mempraktikkan ilmu teknologi informasi di lapangan.

Dalam sesi diskusi yang berlangsung dinamis selama dua jam, warga secara bergantian menyampaikan kondisi drainase, jalan lingkungan, hingga fasilitas umum. Tim PKM mendokumentasikan laporan tersebut dengan memberikan pin lokasi presisi pada peta digital menggunakan layanan Google My Maps. Langkah ini bertujuan agar setiap titik kerusakan atau kebutuhan perbaikan dapat terdata secara akurat dan mudah diakses secara digital oleh pihak kelurahan maupun pemangku kepentingan terkait.

Meski secara umum kondisi infrastruktur di Kelurahan Lamper Kidul dinilai masih baik, hasil pemetaan mengungkap beberapa titik krusial yang perlu segera dibenahi. Warga mengeluhkan kawasan Taman Mangga yang kini mulai sering tergenang banjir saat hujan deras. Selain itu, muncul aspirasi mengenai perlunya penataan tempat sampah tertutup di Taman Gacor serta optimalisasi sistem drainase yang selama ini dianggap belum terintegrasi dengan baik sehingga sering menyebabkan luapan air antar wilayah.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, tim USM berkomitmen menyusun hasil pemetaan tersebut ke dalam bentuk peta fisik berukuran besar (A0 atau A1). Peta komprehensif ini nantinya akan diserahkan kepada Kelurahan Lamper Kidul sebagai dokumen rekomendasi untuk perencanaan pembangunan dan perbaikan infrastruktur di masa depan. Melalui pendekatan partisipatif ini, USM berharap kontribusi akademis dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih tertata dan nyaman.

Pos terkait