SEMARANG – Upaya meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan pesisir diwujudkan melalui kegiatan HIMALIKA Social Day yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (HIMALIKA) Universitas Semarang di Pantai Tirang, Semarang, Minggu (27/9/2026). Kegiatan ini melibatkan 85 orang, terdiri atas 49 peserta dan 36 panitia, dengan agenda penanaman 50 bibit mangrove dan aksi bersih pantai.
Kegiatan tersebut mengangkat pelestarian lingkungan sebagai fokus utama dengan menggabungkan penanaman mangrove dan pembersihan sampah di kawasan pesisir. Melalui aksi ini menjadi bentuk partisipasi mahasiswa dalam menjaga lingkungan melalui keterlibatan langsung, sekaligus mendorong kesadaran bahwa kepedulian terhadap alam perlu diwujudkan melalui tindakan nyata.
Sebagai ketua pelaksana HIMALIKA Social Day, Maulida Selvi menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aksi penanaman mangrove dan pembersihan pantai, tetapi juga bertujuan menumbuhkan kepedulian peserta terhadap lingkungan sekitar.
“Pada kesempatan kali ini kita tidak hanya berkegiatan bersih-bersih pantai dan juga menanam mangrove, kita juga belajar peduli terhadap lingkungan sekitar,” ujar Selvi.
Pernyataan tersebut menempatkan kegiatan ini bukan semata-mata sebagai agenda organisasi mahasiswa, melainkan juga sebagai sarana membangun kesadaran lingkungan melalui pengalaman langsung. Penanaman mangrove menjadi salah satu bentuk kontribusi terhadap upaya pelestarian kawasan pesisir, sementara aksi bersih pantai mengarahkan perhatian peserta pada persoalan kebersihan lingkungan.
Sebanyak 50 bibit mangrove ditanam oleh peserta yang telah dibagi ke dalam beberapa kelompok. Dalam proses penanaman, peserta menggunakan sarung tangan dan menanam bibit di area yang telah disediakan. Partisipasi peserta dalam kegiatan peduli lingkungan ini juga diwujudkan melalui aksi bersih pantai dengan membersihkan sampah di sekitar kawasan Pantai Tirang.
Pelaksanaan HIMALIKA Social Day juga mendapat apresiasi dari pihak fakultas. Ibu Erika selaku Sekretaris Kaprodi Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi (FTIK) Universitas Semarang menyampaikan terima kasih kepada panitia HIMALIKA atas persiapan dan terselenggaranya kegiatan yang mengangkat kepedulian terhadap lingkungan pesisir tersebut.
“Terima kasih untuk teman-teman HIMALIKA telah menyiapkan acara ini,” ungkap Erika.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan kegiatan mahasiswa yang mengangkat isu lingkungan melalui aksi langsung. Setelah menyelesaikan penanaman mangrove dan pembersihan pantai, peserta mengikuti makan bersama dan permainan yang dilanjutkan dengan pengumuman pemenang serta pembagian hadiah. Rangkaian ini melengkapi kegiatan utama dengan memberikan ruang bagi peserta untuk berinteraksi setelah terlibat dalam aksi lingkungan.
Melalui HIMALIKA Social Day, HIMALIKA Universitas Semarang berupaya menempatkan kepedulian terhadap lingkungan pesisir sebagai tindakan yang dapat dilakukan bersama. Penanaman 50 bibit mangrove dan aksi bersih pantai menjadi wujud konkret dari upaya tersebut. Namun, dampak jangka panjang penanaman mangrove tetap memerlukan perawatan dan pemantauan agar bibit yang ditanam dapat tumbuh dengan baik.
