SEMARANG- Korps Sukarla (KSR) Palang Merah Indonesia (PMI) Unit Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Diponegoro menggelar Pendidikan dan Pelatigan Dasar (Dikklatsar) 19 -29 Januari 2026.
Kegiatan yang dibuka Kepala Markas PMI Kota Semarang dr Ana Kartika Yuli Astuti M.Biomed diikuti 42 peserta.
Ketua panitia Helen Dian Asmoro mengatakan bahwa anggota baru sebanyak 42 mahasiswa dengan rincian 40 putri dan 2 putra.
“Tujuan dari Dikklatsar ini adalah untuk menyiapkan kader atau generasi penerus KSR FKM Undip dan relawan baru PMI di Kota Semarang. Panitia bekerja sama dengan PMI Kota Semarang untuk memberikan materi dengan kurikulum 70 jam,” ungkap Helen.
“Kami berharap semoga kegiatan berjalan lancar dan menghasilkan output yang memuaskan dan di akhir acara nanti ada praktek micro teaching dan simulasi, tanggap darurat bencana di Lapangan Tembak Kodam IV Diponegoro” tambahnya.
Salah satu pemateri yang juga koordinator pelatih PMI Kota Semarang Saiful Hadi MKom mengatakan bahwa Diklatsar ini menjadi pintu atau gerbang utama bagi calon anggota KSR menjadi relawan PMI.
“Calon relawan KSR PMI harus mengikuti Diklatsar 70 jam agar mengetahui tentang PMI secara detail agar Ketika bertugas bisa menjalankan tugas dengan baik sesuai dengan aturan PMI,” ungkap Saiful.
“Materi awal yang harus dipahami oleh relawan adalah sejarah Palang Merah, Perhimpunan Nasional, 7 Prinsip Gerakan palang merah dan bulan sabit merah internasional, lambang serta materi lain sesuai dengan kurikulum,” tambahnya.
Sementara kkomandan KSR Unit FKM Undip Rima Dinda Mutiara mengatakan bahwa para peserta mengikuti Diklatsar ini selama 10 hari dengan narasumber dari PMI Kota Semarang.
