SEMARANG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) XXVIII Universitas Semarang (USM), Lulu Fatin Meisinta dari Program Studi Akuntansi, menyelenggarakan kegiatan edukasi bertajuk “Dampak Ekonomi Pernikahan Dini dan Pentingnya Perencanaan Keuangan bagi Remaja”. Kegiatan ini berlangsung di Balai RT 10 RW 03, Kelurahan Beringin, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, pada Sabtu (18/7/2026).
Program ini diinisiasi sebagai respons atas maraknya fenomena pernikahan usia dini yang berpotensi terjadi di wilayah Kelurahan Beringin. Banyak remaja belum menyadari konsekuensi finansial jangka panjang dari keputusan tersebut, yang diperparah oleh minimnya edukasi literasi keuangan sejak dini sehingga memperbesar risiko kesulitan ekonomi di masa depan.
Dalam pelaksanaannya, Lulu Fatin Meisinta bertindak sebagai penanggung jawab program bersama tim mahasiswa KKN PPM XXVIII USM Kelurahan Beringin. Kegiatan yang diikuti sebanyak 15 peserta ini juga menggandeng Karang Taruna RW 03 Pandana Merdeka sebagai mitra untuk menjangkau kelompok remaja secara lebih luas.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan dan pengantar mengenai pentingnya pemahaman finansial bagi generasi muda. Memasuki sesi pemaparan materi, peserta dibekali wawasan mengenai dampak ekonomi pernikahan dini yang berisiko memutus rantai pendidikan, menurunkan produktivitas kerja, hingga memicu kemiskinan antargenerasi.
Peserta kemudian diajak mempelajari dasar-dasar perencanaan keuangan pribadi, seperti membedakan kebutuhan dan keinginan, menyusun anggaran sederhana, membiasakan menabung, serta mewaspadai risiko utang yang tak terkontrol.
Suasana edukasi berlangsung interaktif hingga sesi diskusi dan tanya jawab di akhir acara, di mana para peserta diberikan ruang terbuka untuk berkonsultasi maupun berbagi pandangan. Melalui program pengabdian ini, para remaja di wilayah RW 03 Kelurahan Beringin diharapkan kian bijak memahami risiko ekonomi pernikahan dini sekaligus mampu mempraktikkan pengelolaan keuangan pribadi secara mandiri sejak kini.
