Mahasiswa KKN PPM XXVIII USM Kembangkan SIMUDAuntuk Mendukung Digitalisasi Administrasi Keuangan UMKM

SEMARANG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) PPM XXVIII Universitas Semarang (USM) dari Program Studi Teknik Informatika, Marcel Prapas Krissanta, melaksanakan program kerja mandiri berupa pengembangan SIMUDA (Sistem Administrasi UMKM Digital) sebagai upaya mendukung digitalisasi administrasi keuangan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Purwoyoso.

Kegiatan sosialisasi dan demonstrasi penggunaan sistem dilaksanakan pada Kamis, 9 Juli 2026 di Balai RW VII Kelurahan Purwoyoso dan diikuti oleh 13 peserta yang terdiri atas pelaku UMKM dan masyarakat setempat. Program ini bertujuan memberikan solusi administrasi keuangan yang lebih praktis, terstruktur, dan mudah dioperasikan melalui pemanfaatan teknologi berbasis Google Spreadsheet.

SIMUDA dikembangkan berdasarkan hasil observasi yang menunjukkan bahwa sebagian pelaku UMKM masih melakukan pencatatan transaksi secara manual sehingga menyulitkan proses pencarian data, penyusunan laporan keuangan, maupun pemantauan kondisi usaha. Melalui sistem ini, proses pencatatan keuangan dirancang menjadi lebih sederhana dengan fitur pencatatan pemasukan, pengeluaran, rekapitulasi transaksi, hingga perhitungan laba dan rugi secara otomatis.

Dalam kegiatan tersebut, Marcel memaparkan pentingnya administrasi keuangan yang tertib sebagai salah satu faktor pendukung keberlangsungan usaha. Peserta kemudian diperkenalkan dengan fitur-fitur SIMUDA melalui demonstrasi penggunaan sistem secara langsung, mulai dari proses input transaksi hingga penyajian laporan keuangan yang dihasilkan secara otomatis. Selama sesi berlangsung, peserta juga diberikan kesempatan untuk mencoba sistem dan berdiskusi mengenai penerapannya sesuai kebutuhan usaha masing-masing.

Selain demonstrasi penggunaan sistem, peserta memperoleh panduan yang berisi langkah-langkah penggunaan SIMUDA sehingga sistem dapat dipelajari kembali secara mandiri setelah kegiatan selesai. Pendampingan secara langsung juga diberikan selama kegiatan untuk memastikan setiap peserta memahami alur penggunaan sistem dengan baik.

Marcel menjelaskan bahwa SIMUDA dikembangkan sebagai bentuk pemanfaatan teknologi informasi yang dapat diterapkan secara sederhana oleh pelaku UMKM tanpa memerlukan perangkat lunak khusus. Dengan memanfaatkan layanan Google Spreadsheet yang mudah diakses, pelaku usaha diharapkan mampu melakukan pencatatan administrasi secara lebih tertib, efisien, serta terdokumentasi dengan baik.

Melalui program kerja mandiri ini, diharapkan SIMUDA dapat menjadi salah satu alternatif solusi dalam meningkatkan kualitas administrasi keuangan UMKM di Kelurahan Purwoyoso sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi digital sebagai bagian dari pengembangan usaha yang lebih modern dan berkelanjutan.

Pos terkait