SEMARANG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) PPM XXVIII Universitas Semarang (USM) melaksanakan program kerja kelompok bertajuk “Program SIGAP (Sadar Lingkungan Tanggap Sampah) : Pemberdayaan Warga Kelurahan Purwoyoso melalui Pembuatan Plangisasi Edukasi Penguraian Sampah” pada Minggu (12/7/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap permasalahan lingkungan sekaligus upaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah.
Program SIGAP dirancang berdasarkan hasil observasi mahasiswa KKN terhadap kondisi lingkungan di Kelurahan Purwoyoso. Permasalahan sampah masih menjadi salah satu isu lingkungan yang membutuhkan perhatian bersama. Kurangnya pemahaman mengenai jenis sampah dan lamanya waktu yang dibutuhkan sampah untuk terurai menjadi salah satu alasan pentingnya edukasi lingkungan yang dapat diterima masyarakat secara mudah dan berkelanjutan.
Berangkat dari kondisi tersebut, mahasiswa KKN USM mengenalisasi pembuatan dan pemasangan plang edukasi yang berisi informasi mengenai berbagai jenis sampah beserta perkiraan waktu penguraiannya. Plang tersebut dirancang sebagai media edukasi visual yang dapat dibaca masyarakat dalam aktivitas sehari-hari.
Melalui Program SIGAP, mahasiswa KKN USM mengajak masyarakat memahami bahwa setiap jenis sampah memiliki waktu penguraian yang berbeda. Sampah organik relatif lebih cepat terurai, sedangkan beberapa jenis sampah anorganik membutuhkan waktu sangat lama dan dapat menimbulkan dampak negatif apabila tidak dikelola dengan baik. Berikut penjelasan tentang isi dari plangisasi tersebut :
Tabel tersebut menjadi bagian dari materi yang dituangkan dalam plang edukasi. Informasi dibuat secara sederhana dan mudah dipahami agar masyarakat dapat mengenali perbedaan waktu penguraian berbagai jenis sampah serta memahami pentingnya mengurangi penggunaan bahan yang sulit terurai.
Pelaksanaan kegiatan meliputi perencanaan desain, penyusunan informasi edukatif, pembuatan plang, hingga pemasangan pada lokasi yang strategis dan mudah dilihat oleh masyarakat. Melalui media edukasi tersebut, masyarakat diharapkan semakin sadar bahwa kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
“Melalui Program SIGAP, kami berharap plang edukasi ini tidak hanya menjadi fasilitas lingkungan, tetapi juga menjadi pengingat bagi masyarakat mengenai pentingnya membuang dan mengelola sampah dengan bijak. Kesadaran menjaga lingkungan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari,” ujar perwakilan mahasiswa KKN USM.
Program ini diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kelurahan Purwoyoso. Keberadaan plang edukasi memungkinkan informasi mengenai penguraian sampah tetap dapat dibaca dan dipelajari masyarakat meskipun kegiatan KKN telah selesai.
Melalui program kerja kelompok tersebut, mahasiswa KKN PPM XXVIII Universitas Semarang berupaya menghadirkan kegiatan pengabdian yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Program SIGAP diharapkan menjadi langkah sederhana namun berkelanjutan dalam meningkatkan kesadaran lingkungan serta mendorong masyarakat Kelurahan Purwoyoso untuk lebih tanggap terhadap permasalahan sampah.
