SEMARANG – Pelantikan pengurus Komunitas Indonesia Peduli Sehat (KIPS) untuk periode 2026–2029 resmi digelar pada Kamis, 17 September 2026. Momentum pengukuhan ini menjadi pijakan awal bagi jajaran pengurus baru dalam menjalankan roda organisasi selama tiga tahun ke depan. Ketua KIPS terpilih, Agus Rahmadi, Amd. RO, S.E., mengungkapkan bahwa pembentukan komunitas ini lahir dari kegelisahan melihat banyaknya warga yang mengalami masalah kesehatan tanpa disadari.
“Alhamdulillah saya mendapatkan amanah sebagai Ketua Komunitas Indonesia Peduli Sehat. Komunitas ini sebenarnya berawal dari kepedulian dan kegelisahan kami karena banyak masyarakat saat ini yang merasa tidak sehat, tetapi mereka sendiri kadang tidak paham,” ujar Agus.
Menurut Agus, pendekatan edukasi yang diusung KIPS tidak hanya berfokus pada fisik semata, melainkan mencakup seluruh aspek kehidupan harian secara menyeluruh. Pengelolaan pola makan, aktivitas harian, penanganan stres, hingga kedekatan spiritual menjadi kunci utama dalam membangun ketahanan tubuh yang alami.
“Edukasi yang akan kami sampaikan kepada masyarakat mencakup bagaimana menjaga tubuh, mulai dari makanan, pola hidup, pola stres, maupun secara spiritual. Bagaimanapun, bicara kesehatan dalam tubuh itu secara menyeluruh dan saling berkaitan,” tegasnya.
Memasuki masa bakti 2026–2029, jajaran kepengurusan KIPS diisi oleh latar belakang anggota yang beragam untuk saling memperkuat kerja organisasi. Pengintegrasian kepakaran keilmuan, termasuk arahan dari dewan pembina, menjadi modal utama dalam merancang program kerja yang tepat sasaran.
“Harapan kami dengan pengurus yang sudah dilantik, nanti kita bisa saling sengkuyung. Masing-masing pengurus memiliki kredibilitas atau kemampuan yang akan kita padukan dan saling melengkapi,” tambahnya.
Guna merealisasikan agenda organisasi dalam satu tahun ke depan, KIPS telah menyiapkan peta jalan program kerja yang menyasar berbagai daerah di wilayah Jawa Tengah. Pelaksanaan edukasi akan difokuskan melalui kerja sama erat bersama instansi pemerintah setempat hingga tingkat tapak.
“Program kerja kami dalam satu tahun ke depan memiliki target di beberapa kota di Jawa Tengah. Kami akan bekerja sama dengan menggandeng Dinas Kesehatan, pihak kecamatan, hingga kelurahan untuk menyampaikan edukasi ini langsung kepada masyarakat,” jelasnya.
Melalui sinergi antar pengurus dan kemitraan dengan pemangku kepentingan daerah, KIPS berkomitmen hadir sebagai mitra strategis dalam meningkatkan kualitas hidup warga. Pemahaman kesehatan yang memadai diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih mandiri, produktif, serta optimal dalam menjalankan aktivitas harian maupun beribadah.
