SEMARANG – Upaya meningkatkan kesiapan masyarakat dalam menghadapi persaingan dunia kerja terus dilakukan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Mahasiswa KKN PPM Angkatan XXVIII Universitas Semarang (USM) menggelar pelatihan bertajuk “Teknik Sukses Menghadapi Interview Kerja” dengan tema “Peningkatan Kesiapan Kerja dan Pengembangan Kompetensi Soft Skills dalam Menghadapi Proses Rekrutmen” di Kelurahan Purwoyoso, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, pada Jumat (10/7/2026) pukul 18.30 WIB.
Kegiatan ini menghadirkan Nanang Suryanto, mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Semarang, sebagai pemateri. Peserta yang mengikuti pelatihan terdiri atas Pemuda Karang Taruna, masyarakat usia produktif, lulusan SMA/SMK, mahasiswa tingkat akhir, pencari kerja, serta masyarakat umum yang tengah mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.
Pelatihan ini diselenggarakan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat melalui program KKN PPM USM. Tujuannya adalah meningkatkan pemahaman peserta mengenai proses rekrutmen, khususnya tahapan wawancara kerja yang sering menjadi tantangan bagi para pencari kerja.
“Interview kerja bukan hanya tentang menjawab pertanyaan dengan benar, tetapi juga bagaimana seseorang mampu menunjukkan sikap profesional, komunikasi yang baik, rasa percaya diri, serta kesiapan menghadapi berbagai situasi selama proses seleksi,” ujar Nanang Suryanto saat menyampaikan materi.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan berbagai materi, mulai dari persiapan sebelum interview, penyusunan dokumen lamaran, teknik menjawab pertanyaan HRD menggunakan metode STAR (Situation, Task, Action, Result), etika berpakaian (grooming), bahasa tubuh yang positif, hingga kesalahan-kesalahan yang perlu dihindari saat wawancara kerja. Kegiatan juga dilengkapi dengan sesi simulasi interview sehingga peserta dapat mempraktikkan langsung materi yang telah diberikan.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Banyak peserta aktif mengajukan pertanyaan mengenai pengalaman mengikuti seleksi kerja, cara mengatasi rasa gugup, hingga strategi menjawab pertanyaan yang sulit dari pewawancara. Melalui sesi praktik tersebut, peserta memperoleh pengalaman nyata sekaligus masukan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dan kepercayaan diri.
Menurut Nanang, penguasaan soft skills menjadi salah satu faktor penting yang kini semakin diperhatikan oleh perusahaan selain kemampuan teknis. Kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, berpikir kritis, serta memiliki sikap profesional merupakan kompetensi yang harus dipersiapkan sejak dini agar peluang diterima bekerja semakin besar.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN PPM Angkatan XXVIII USM berharap masyarakat Kelurahan Purwoyoso memiliki bekal yang lebih baik dalam menghadapi proses rekrutmen kerja serta semakin percaya diri bersaing di dunia kerja. Program ini juga menjadi wujud nyata kontribusi Universitas Semarang dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
