SEMARANG– Organisasi mahasiwa (Orma) Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Semarang (USM) menggelar agenda tahunan terbesarnya yaitu Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) di Gedung V Prof Ir Joetata Hadihardaja USM dan Barak Militer Bantir Sumowono pada Jumat, 10-12 April 2026.
Ditemui di sela-sela kegiatan, Gubernur BEM FTP USM Fajar Ahmad Gibran menjelaskan bahwa LDK kali ini bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan kawah candradimuka bagi regenerasi organisasi dan tahun ini, LDK dijadwalkan berlangsung selama tiga hari dua malam dan diikuti oleh 19 peserta.
“LDK kali ini mengusung tema “Membentuk Jiwa Kepemimpinan Yang Berdedikasi Tinggi, Inklusif, Serta Progresif”, kegiatan ini memiliki target yang jelas. Para peserta ditantang untuk tidak hanya sekadar ikut acara, tapi benar-benar menyerap kemampuan memimpin dan cara berkomunikasi yang efektif,” ungkap Fajar Ahmad Gibran.
Bagi sang Gubernur, inti dari kegiatan ini adalah soal integritas. Ia ingin para peserta paham betul bagaimana rasanya memegang amanat serta menjalankan tanggung jawab di organisasi dengan baik.
“Untuk tujuannya yaitu melatih para peserta agar mempunyai banyak softskill dari kepemimpinan, bagaimana caranya komunikasi antara satu sama lain, dan juga mengetahui amanat dan tanggung jawab itu seperti apa,” tambahnya.
Para peserta akan mendapatkan materi antara lain kepemimpinan, alur birokrasi, public speaking, dan teknik sidang. Meski materi yang disampaikan masih mengacu pada kurikulum kepemimpinan tahun lalu, Gubernur BEM menjelaskan bahwa perbedaan besar terletak pada sosok pematerinya.
Tahun ini, panitia sengaja mengundang para praktisi dan tokoh yang lebih dekat dengan dunia mahasiswa agar teori yang ‘berat’ bisa tersampaikan dengan bahasa yang lebih ringan. Adapun narasumber pada LDK FTP USM ini terdiri dari Dr Saiful Hadi MKom, Sudarmono, MH, Andini, STP, dan Dimas, STP.
Di akhir sesi wawancara, Gubernur BEM berharap acara ini menjadi titik balik bagi para calon pengurus. Ia ingin ilmu yang dibagikan bisa bermanfaat dan dipraktikkan.
“Harapannya agar para peserta bisa mengikuti dengan baik dan benar serta bisa mengimplementasikan ilmu yang telah diberikan oleh pemateri,” tutupnya.
