Mahasiswa USM Sabet Juara Umum Indonesia National Campus Hackathon 2026

SEMARANG – Dua mahasiswa Universitas Semarang (USM) yang tergabung dalam Tim Petak sukses mengukir prestasi gemilang di kancah teknologi nasional. Muhammad Nur Irfan (NIM G.131.22.0028) jurusan sistem informasi dan Ajik Dewantoro (NIM G.111.22.0059) jurusan sistem informasi berhasil menyabet gelar Juara Umum (Winner No. 1) dalam ajang Indonesia National Campus Hackathon yang diselenggarakan secara daring oleh Superteam Indonesia pada 12 Mei – 9 Juni 2026. Atas kemenangan prestisius ini, mereka berhak membawa pulang hadiah utama sebesar 4.000 USDG.

Kompetisi berskala nasional ini menantang talenta muda dari berbagai universitas terakreditasi di Indonesia untuk membangun solusi blockchain fungsional di ekosistem Solana. Superteam Indonesia selaku penyelenggara mengintegrasikan kompetisi ini sebagai jalur lokal resmi menuju rangkaian seri global Frontier Colosseum. Fokus utama dari kompetisi ini adalah melahirkan inovasi teknologi siap pakai pada empat sektor krusial, yaitu Real World Assets (RWA), DeFi, GameFi, dan Consumer Apps.

Perjalanan Tim Petak menuju podium tertinggi diraih dengan perjuangan yang tidak mudah. Mereka harus bersaing ketat melawan 73 submisi proyek dari kampus-kampus di seluruh Indonesia. Penilaian akhir dilakukan secara komprehensif oleh panel juri ahli, yang mengukur potensi dampak nyata bagi Indonesia (35%), kelayakan teknis dan kestabilan kode (25%), kreativitas produk (20%), hingga keberlanjutan model bisnis (20%).

Irfan dan Ajik berhasil memenuhi seluruh kualifikasi ketat regulasi kompetisi, mulai dari meluncurkan Minimum Viable Product (MVP) yang berfungsi penuh, menyusun dokumen pitch deck, hingga mempublikasikan kode pemrograman asli mereka di GitHub. Keberhasilan memenangkan kategori track nasional ini membuktikan bahwa kualitas, pemahaman teknologi Web3, serta inovasi yang ditawarkan oleh mahasiswa USM tidak hanya matang secara teori, melainkan siap bersaing dan diakui di level industri digital global.

Pos terkait