SEMARANG – Mahasiswi Program Studi S-1 Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Semarang (USM), Ananda Nirbita Paramesti, melaksanakan program kerja individu bertajuk “Penyuluhan Kesehatan Mental dan Manajemen Stres bagi Anggota Kelompok Wanita Tani (KWT)” pada Sabtu (11/7/2026) di RW 08, Kelurahan Beringin, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang. Kegiatan yang menyasar anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) XXVIII Universitas Semarang.
Penyuluhan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya anggota Kelompok Wanita Tani, mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental serta membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam mengelola stres. Edukasi tersebut diharapkan dapat membantu peserta mengenali gejala stres sejak dini serta menerapkan strategi sederhana untuk menjaga kesejahteraan psikologis di tengah berbagai aktivitas sehari-hari.
Dalam pemaparannya, Ananda Nirbita Paramesti menjelaskan bahwa kesehatan mental merupakan bagian penting dari kesehatan secara menyeluruh. Kondisi mental yang baik memungkinkan seseorang mampu mengelola emosi, menghadapi tekanan hidup, menjalin hubungan sosial yang sehat, serta tetap produktif dalam menjalankan peran di keluarga maupun masyarakat. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai faktor-faktor yang dapat memicu stres, tanda-tanda stres yang perlu diwaspadai, serta dampaknya apabila tidak dikelola dengan baik.
Selain penyampaian materi, peserta diajak mempraktikkan beberapa teknik manajemen stres sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti latihan relaksasi pernapasan dan cara membangun pola pikir yang lebih positif ketika menghadapi tekanan. Peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi mengenai pengalaman mereka dalam menghadapi berbagai tuntutan kehidupan, baik sebagai ibu rumah tangga maupun sebagai anggota Kelompok Wanita Tani.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi penyampaian materi, diskusi, tanya jawab, serta praktik relaksasi. Anggota Kelompok Wanita Tani RW 08 tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dan aktif menyampaikan pengalaman maupun pertanyaan mengenai cara mengelola stres dalam kehidupan sehari-hari.
Ananda Nirbita Paramesti mengatakan bahwa menjaga kesehatan mental merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Menurutnya, kesehatan mental yang baik akan membantu seseorang menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih optimal serta membangun hubungan sosial yang lebih sehat.
“Melalui penyuluhan ini, kami berharap anggota Kelompok Wanita Tani semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan mental serta mampu menerapkan teknik manajemen stres dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, peserta diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan psikologis, menjaga produktivitas, dan menciptakan lingkungan keluarga maupun masyarakat yang lebih sehat,” ujarnya.
Program kerja individu ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui edukasi mengenai kesehatan mental. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa kesehatan mental perlu dijaga sebagaimana kesehatan fisik, sehingga masyarakat memiliki kemampuan untuk mengenali, mencegah, dan mengelola stres secara mandiri.
Pelaksanaan penyuluhan mendapat sambutan positif dari anggota Kelompok Wanita Tani RW 08 Kelurahan Beringin. Diharapkan materi yang diberikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga anggota KWT mampu menghadapi berbagai tantangan dengan lebih tenang, menjaga kesehatan mental, serta meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan keluarga.






