Penguatan Daya Saing Usaha Melalui Inovasi Produk Ikan Runcah dan Digital Marketing pada Istri Nelayan Kelurahan Trimulyo

SEMARANG – Kelurahan Trimulyo di Kota Semarang memiliki potensi perikanan pesisir yang sangat menjanjikan. Di wilayah ini, para istri nelayan memegang peran penting dalam menggerakkan ekonomi keluarga dengan mengolah hasil tangkapan laut. Sayangnya, mereka masih kerap membentur dinding tebal berupa keterbatasan inovasi produk dan minimnya pemahaman tentang pemasaran digital. Kondisi inilah yang membuat produk olahan mereka sulit bersaing di pasar yang lebih luas.

Melihat tantangan tersebut, Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dari kalangan akademisi turun tangan menggelar program pemberdayaan bertajuk “Penguatan Daya Saing Usaha Melalui Inovasi Produk Ikan Runcah dan Digital Marketing.” Agenda yang berlangsung pada Jumat, 5 Juni 2026 ini menyasar kelompok istri nelayan setempat.

Melalui kombinasi penyuluhan, pelatihan praktis, hingga ruang diskusi yang interaktif, para peserta dibekali strategi segar untuk menyulap ikan runcah menjadi produk bernilai jual tinggi.

Guna memberikan dampak yang menyeluruh, edukasi ini dibagi ke dalam beberapa sesi penting. Sesi pertama dipimpin oleh Nurul Juwariyah, S.E., M.M. bersama Nur Hasanah, S.E., M.M. yang mengupas tuntas rahasia inovasi produk dan taktik berjualan di ranah digital, mulai dari optimalisasi media sosial hingga teknik promosi kreatif. Tak hanya itu, mereka juga menyadarkan warga akan krusialnya legalitas usaha, seperti pengurusan izin PIRT dan sertifikasi halal demi meningkatkan kepercayaan konsumen.

Aspek krusial lain yang tidak luput dari perhatian adalah manajemen modal. Pada sesi berikutnya, Titi Purbo Sari, S.E., M.Si. dan Hendra Wijaya, S.E., M.M. membagikan ilmu tentang pengelolaan keuangan usaha yang sehat. Para ibu diajarkan cara membuat pembukuan sederhana, menghitung keuntungan secara akurat, serta memisahkan uang belanja dengan modal usaha agar bisnis rumahan mereka tidak mandek di tengah jalan dan bisa terus berkembang.

Inisiatif positif ini disambut hangat oleh Ketua Paguyuban Nelayan Kelurahan Trimulyo, Bapak Masrukin, yang menilai pelatihan ini sebagai angin segar bagi peningkatan kesejahteraan anggotanya. Sepanjang acara, para peserta pun tampak sangat antusias dan berharap pendampingan serupa bisa terus berlanjut.

Melalui program PKM ini, para istri nelayan di Trimulyo kini punya modal ilmu baru untuk menaikkan kelas produk ikan runcah mereka, memperluas jangkauan pasar, dan memperkuat ekonomi dapur mereka.

Pos terkait