Pererat Ukhuwah, MAN 1 Kota Semarang Gelar Caracter Building

SURAKARTA – Guna mempererat tali silaturahmi dan ukhuwah di lingkungan sekolah, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Semarang menggelar kegiatan Character Building di Hotel Amrani Syariah, Surakarta, pada Minggu (2/8/2026). Acara ini diikuti oleh para guru, tenaga kependidikan (tendik), hingga jajaran komite madrasah.

Kepala MAN 1 Kota Semarang, Sukat, S.Ag., M.Pd.I., menjelaskan bahwa agenda tahunan ini dibagi menjadi dua sesi, yakni sesi motivasi dan outbound.

“Kegiatan character building ini diharapkan bisa memberi suntikan energi positif bagi para guru dan tendik MAN 1 Kota Semarang dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik, sehingga tujuan pendidikan dapat tercapai dengan maksimal,” ujar Sukat.

Pada kesempatan yang sama, perwakilan Komite MAN 1 Kota Semarang, Tubayanu, S.H., M.Si., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas berbagai pencapaian madrasah serta kuatnya kebersamaan dalam membina generasi muda. Menurutnya, ada tiga aspek utama yang wajib dibekalkan kepada siswa, yaitu Skill, Knowledge, dan Attitude (SKA).

“Banyak lembaga pendidikan yang hanya berfokus pada aspek pengetahuan (knowledge) saja. Di MAN 1 Kota Semarang, ketiga aspek ini dikolaborasikan secara seimbang. Komite tentu siap terus mendukung seluruh kegiatan madrasah. Kita semua adalah satu keluarga besar, semoga ke depan makin kompak dan hebat,” tutur Tubayanu.

Kegiatan ini juga menghadirkan pemateri Agus Gunawan, S.E., M.M., yang membawakan topik “Pendidik Hebat, Madrasah Bermartabat”. Ia menekankan tiga kunci utama keberhasilan pendidik, yaitu etos kerja, kedisiplinan, dan kekompakan tim.

“Etos kerja adalah bagaimana kita mengubah ‘lelah menjadi lillah’. Menjadi pendidik bukan sekadar profesi mencari nafkah, melainkan bentuk pengabdian karena Allah SWT. Jika niatnya tulus karena Allah, kita dapat pahala jariyah. Tapi kalau niatnya cuma ‘fulus’, ya cuma uang yang didapat,” terang Agus.

Agus juga menambahkan bahwa etos kerja harus diimbangi dengan prinsip itqon (totalitas dan profesionalitas), etika, integritas, serta semangat untuk terus berkembang (move on). Selain itu, kedisiplinan guru merupakan bentuk keteladanan nyata tanpa suara bagi para siswa, sedangkan kekompakan tim menjadi kunci utama dalam mewujudkan visi sekolah.

Usai menimba ilmu dan motivasi di Surakarta, keseruan acara dilanjutkan dengan bertolak menuju kawasan Pantai Parangtritis, Bantul. Di sana, para peserta memacu adrenalin dengan menaiki armada jeep melintasi hamparan gundukan pasir dan menerjang hempasan ombak tepi pantai. Petualangan seru ini menjadi penutup yang berkesan untuk melepas penat, sekaligus makin mempererat rasa kebersamaan dan kekompakan seluruh keluarga besar MAN 1 Kota Semarang.

Pos terkait