Tim PkM USM Berdayakan UMKM Jatingaleh Lewat Digital Marketing

SEMARANG – Dalam upaya memperkuat kolaborasi penelitian dan pengabdian masyarakat di lingkungan perguruan tinggi, tim dosen Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Semarang (USM) menggelar program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Kegiatan berupa pelatihan digital marketing ini dilaksanakan secara luring di Balai Desa Kelurahan Jatingaleh, Kecamatan Candisari, Kota Semarang, pada Senin (18/5) pagi. Pelatihan ini menyasar para pelaku UMKM setempat yang memiliki produk unggulan berupa krispi dan kerupuk ikan bulu ayam.
Program yang didanai oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) USM ini dihadiri oleh 25 pelaku UMKM yang dikoordinasi oleh Ibu Dwi Winanti. Kegiatan dipimpin oleh Bambang Heriawan, S.E., M.M., selaku ketua tim pelaksana, bersama tiga dosen lainnya, yaitu H. Dwi Widi Pratito SN, S.E., M.M., Novianto Noegroho, S.E., M.M., dan Dr. Abdul Manan, S.E., M.M., Akt., CA., serta dibantu dua mahasiswa prodi Manajemen USM, Shinta Bunga Frastica dan Larasati Yunindra. Acara dibuka langsung oleh Lurah Jatingaleh, Kristiantoro, S.E., yang menekankan pentingnya literasi digital serta pemanfaatan data untuk mendukung pemasaran UMKM yang lebih modern dan efisien sekaligus diselingi sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) USM.
Ketua Tim Pelaksana, Bambang Heriawan yang akrab disapa Hengky, menjelaskan bahwa program ini berfokus pada pelatihan dan pendampingan promosi digital serta strategi rekrutmen tenaga pemasaran demi mendongkrak manajemen usaha mikro.
“Program penyuluhan ini kami melibatkan para pelaku UMKM di Kelurahan Jatingaleh Kecamatan Candisari , dan tujuan kami memberikan penyuluhan pada pelaku UMKM agar mereka lebih paham dengan digital marketing untuk meningkatkan kualitasnya dan mempunyai daya saing,” ujar Hengky.
Ia juga berharap kegiatan ini dapat memperluas wawasan dosen terkait pendampingan riil di lapangan sebagai perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Apresiasi besar datang dari Ketua UMKM Kelurahan Jatingaleh, Dwi Winanti, yang merasakan manfaat langsung terhadap peningkatan keterampilan pengelolaan usaha dan pemasaran digital para anggotanya. Kegiatan pun diakhiri dengan sesi evaluasi melalui tanya jawab dan diskusi interaktif antarperserta.
”Di akhir kegiatan, dilakukan evaluasi melalui tanya jawab dan diskusi mengenai pemahaman terhadap pentingnya perencanaan bisnis bisa menjadi manfaat dan motivasi bagi pelaku UMKM di Karanganyar Gunung,” tandasnya.
Melalui sinergi ini, UMKM di Jatingaleh diharapkan mampu menjadi role model usaha lokal yang berdaya, berkelanjutan, dan berbasis digital.

Pos terkait