Kampus  

Fakultas Psikologi USM Gelar KKL di Masa Pandemi

KAMPUSPEDIA.ID – Fakultas Psikologi Universitas Semarang (USM) mengadakan kegiatan Kuliah  Kerja Lapangan (KKL) bagi mahasiswa semester gasal tahun 2021/2022, walaupun masih dalam situasi pademi covid-19 Fakultas Piskologi USM tetap menggelar kegiatan KKL dengan cara virtual yakni menggunakan aplikasi ZOOM Meeting.

Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 10-11 Desember 2021 serta diikuti oleh 300 mahasiswa dari kelas pagi maupun kelas sore, kegiatan ini diadakan dengan tujuan untuk menambah wawasan dan ilmu para mahasiswa serta untuk memenuhi tugas mata kuliah KKL. 

Kegiatan ini dimoderatori oleh beberapa dosen dari Fakultas Psikologi USM, yaitu Retno Ristiasih Utami. S.Psi., M.Psi., Adiprana Yogatama, S.S., M.Hum, Markus Nanang Irawan BS, S.Psi., M.Psi., dan Rusmalia Dewi, S.Psi., M.Si. Para moderator menjelaskan serangkaian acara kegiatan KKL mulai dari pembukaan, pemaparan materi narasumber, diskusi sampai penutup. 

Kegiatan dibuka oleh Dekan Fakultas Psikologi USM Dr. L Rini Sugiarti S.Psi., M.Psi., beliau mengatakan walaupun masih dalam situasi  pademi, kegiatan KKL pada semester Gasal 2021/2022 tetap dilaksanakan secara daring, semua mahasiswa yang mengikuti dan mendengarkan pemaparan materi oleh para narasumber pasti  akan sangat bermanfaat, kegiatan KKL ini dibagi menjadi 4 (empat) sesi dengan narasumber yang berbeda, tentunya akan sangat  bermanfaat bagi mahasiswa karena dapat menambah ilmu dan wawasan. 

Pada hari pertama hadir dua narasumber yaitu Ari Tris Ochtiasari, S.Psi., Psikolog yang merupakan KPLP Lembaga Pemasyarakatan Wanita Kelas II A Semarang dan Mr. Sorang Lim yang merupakan Native Korean Language to Indonesian. Dalam pemaparannya mengenai Peran psikologi dalam pembinaan WBP di Lembaga pemasyarakatan, Ari Tris Ochtiasari, S.Psi., menyampaikan bahwa “LPP Kelas II A Semarang merupakan UPT Pemasyarakatan di bawah Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah. Visi dan misi LPP Kelas II A Semarang adalah terwujudnya lembaga pemasyarakatan yang unggul dalam pembinaan, prima dalam pelayanan dan tangguh dalam pengamanan dan melaksanakan perawatan, pembinaan dan pembimbingan warga binaan pemasyarakatan dalam kerangka penegakan hukum, pencegahan dan penanggulangan kejahatan serta pemajuan dan perlidungan hak asasi manusia.”

Kemudian Mr. Sorang Lim menyampaikan mengenai psikologi dan perannya dalam dunia pendidikan di Korea “untuk Semester dan musim di korea dibagi menjadi 4 musim yaitu musim semi di bulan Maret-Juni, musim panas dibulan Juni-September, musim gugur Oktober-November, musim dingin dibulan Desember – Maret. Dua semester pertama perkuliahan  di korea ada di musim semi dan gugur, sedangkan musim panas dan dingin masuk ke musim liburan tetapi ada pilihan semseter bagi mahasiswa di korea selama liburan.“

Di hari kedua terdapat dua narasumber yakni Danang Budi Baskoro, S.Psi., M.Psi., Psikolog yang merupakan Psikolog RSJ Menur, Surabaya dan Fathurrokhman, S.Psi, M.I.Kom yang merupakan Bagian K3 PLN/ Alumni Psikologi USM, dalam pemaparan materi yang pertama oleh Danang Budi Baskoro, S.Psi., M.Psi., Psikolog menyampaikan mengenai Peran Psikologi di RS Jiwa Menur Surabaya bahwa “psikologi klinis merupakan bidang ilmu psikologi yang bertujuan memahami, mencegah, dan mengurangi ketidakmampuan, gangguan dan ketidaknyamanan yang menimbulkan masalah psikologis dalam penyesuaian dan perkembangan pribadi manusia. Instalasi psikologi di RSJ Menur Surabaya adalah melakukan pemeriksaan psikologi, melakukan intervensi psikologi, mempersiapkan pasien pulang, edukasi keluarga pasien dan menjadi saksi ahli di persidangan.”

Pada pemaparan materi yang kedua, Fathurrokhman, S.Psi, M.I.Kom menyampaikan mengenai Peran psikologi dalam dunia industri dan organisasi, “untuk pengembangan talenta di PLN ada Diklat yang  Diberikan kepada seluruh pegawai, sertifikasi untuk pegawai yang membutuhkan keahlian khusus, dan penugasan untuk pegawai yang setelah diasesmen masih terdapat gap kompetensi, untuk pengembangan talenta pegawai ahli profesi adalah menyiapkan data dan evaluasi pembelajaran, sertifikasi dan penugasan kepada pegawai yang diproyeksikan untuk beralih profesi, contoh Karena kekurangan pegawai dan belum ada rekrutmen maka PLN Jawa Tengah & DI Yogyakarta melakukan pemetaan terhadap dua profesi yang dipilih pegawai untuk diasesmen sesuai dengan kebutuhan kompetensi perusahaan.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *