SEMARANG – Lapangan Semarang Royale Golf (SRG) dan Black Eagle Golf Course menjadi saksi keseruan Latih Tanding Golf Persahabatan yang digelar pada 17-18 Juni 2026. Agenda bertajuk pertemuan antara Perpesi Jabodetabek dan Perpesi Joglosemar Gelangmas ini sukses menyedot perhatian dengan kehadiran 81 pegolf senior.
Ketua panitia acara, Dr. Ir. C. Damar Sasongko, MMT., menjelaskan bahwa agenda ini sengaja dirancang bukan sekadar untuk berkompetisi. Tujuan utamanya adalah mempererat tali silaturahmi, memupuk rasa kebersamaan, sekaligus menjaga semangat sportivitas di antara sesama anggota Persatuan Pegolf Senior Indonesia (PERPESI).
“Latih tanding golf ini dikuti oleh 81 pegolf dan alhmadulillah berjalan dengan lancar dan sukses. Kegiatan berlangsung dengan sukses, aman, tertib, dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Seluruh rangkaian acara dapat dilaksanakan tanpa kendala berarti dengan dukungan cuaca yang sangat baik serta partisipasi aktif seluruh peserta,” ungkap Dr. Sasongko.
Ia juga menambahkan bahwa kesuksesan acara ini terlihat dari tingginya antusiasme peserta dan hangatnya atmosfer kebersamaan di lapangan. Ditambah lagi jalannya pertandingan kian istimewa berkat pencapaian langka yang diraih salah satu peserta.
“Keberhasilan penyelenggaraan ditandai dengan tingginya partisipasi peserta, kelancaran operasional kegiatan, kondisi cuaca yang mendukung, terciptanya suasana persahabatan yang hangat, serta lahirnya prestasi istimewa berupa Hole in One di Hole 17 Semarang Royale Golf,” tambahnya.
Aksi spektakuler hole in one di Hole 17 SRG tersebut dicetak oleh Mananti Nainggolan, pegolf perwakilan dari Perpesi Cabang Semarang. Atas keberhasilan langka ini, ia berhak membawa pulang hadiah uang tunai sebesar Rp25.000.000.
Dominasi tuan rumah tampaknya cukup terasa dalam ajang kali ini. Predikat Best Gross Overall berhasil disabet oleh P. Joko Susanto, sementara gelar Best Nett diamankan oleh Yanuar; keduanya merupakan punggawa Perpesi Cabang Semarang. Sementara itu, untuk kategori tim, kelompok Joglosemar Gelangmas sukses memimpin dan keluar sebagai juara setelah unggul selisih 37 pukulan atas Perpesi Cabang Jabodetabek.
Keseruan juga terjadi di jajaran pemenang kategori usia. Pada Kelompok A (usia 55-62 tahun), gelar juara masing-masing diraih oleh Parlin Sianipar (Best Gross) dan Hawari N. Tandjaya (Best Nett).
Berlanjut ke Kelompok B (usia 63-69 tahun), podium utama ditempati oleh Wawan Setiawan (Best Gross) dan Ikade Winaya (Best Nett). Sedangkan untuk para veteran di Kelompok C (usia 70 tahun ke atas), performa terbaik ditunjukkan oleh T. Nugroho (Best Gross) dan Bambang Indriyanto (Best Nett).






