Marbot Masjid USM Raih Doktor di Undip

SEMARANG- Marbot Masjid yang juga sekaligus sebagai Dosen Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi (FTIK) Universitas Semarang (USM) Saiful Hadi ST MKom, berhasil meraih gelar doktor usai  mempertahankan disertasi dihadapan para penguji pada Program Studi Doktor Sistem Informasi (DSI) Universitas Diponegoro di Gedung Pascasarjana Undip pada Senin (26/01/2026).

Saiful Hadi merupakan marbot Masjid Baitur Rasyid Universitas Semarang, sejak menjadi program sarjana di USM ia aktif dan tinggal di masjid kampus tersebut. Sehari-hari juga menjadi imam pada sholat maktubah.

Selain aktif di Masjid USM, ia juga aktif di kepengurusan Dewan Masjid Indonesia (DMI) jawa Tengah, Asosiasi Masjid Kampus Indonesia (AMKI) Jawa Tengah, serta Lembaga Takmir Masjid NU (LTM NU) Jawa Tengah.

Sidang promosi doktor dipimpin oleh  Wakil Dekan Akademik & Kemahasiswaan Dr Tri Laksmi Indreswari SH MH dan Sekretaris Sidang Prof Dr Ir R Rizal Isnanto ST MM MT IPU ASEAN Eng dengan penguji ekstrenal Rektor Universitas Islam Indonesia (UII) Prof Fathul Wahid Msc PhD dan penguji internal Prof Iwan Setiawan ST MT, Qidir Maulana Binu Soesanto SSi MSc PhD. Sebagai Promotor Dr Eng Ir wahyul Amien Syafei IPU ASEAN, sedangkan Co Promotor Dr Eng Adi Wibowo.

Dalam penelitiannya, Dr Saiful Hadi ST MKom mengatakan bahwa penyalahgunaan listrik dan in efisiensi energi masih menjadi masalah pada setiap negara dan negara mengalami kerugian yang besar.

“Pada penelitian ini, integrasi antara IoT,  machine learning (LightGBM) dan blockchain untuk mendeteksi anomali, penyimpanan data yang aman, dan pelacakan energi yang transparan. Smart meter IoT digunakan untuk memantau data penggunaan listrik secara real-time, sedangkan LightGBM mengklasifikasikan anomali secara efisien dengan presisi tinggi,” ungkap Dr saiful Hadi.

“Inovasi utamanya adalah penggunaan blockchain untuk pencatatan anomali yang terdesentralisasi meningkatkan kepercayaan masyarakat dikarenakan data tersimpan dengan aman dan transparan.

Blockchain secara permanen menyimpan data konsumsi listrik, memberikan catatan anomali yang dapat diverifikasi,” tambahnya.

Saiful Hadi menambahkan bahwa dengan menggunakan dasbor IoT interaktif, pengguna dapat memantau pola konsumsi dan merespons anomali secara efisien.

Pendekatan ini memberikan solusi yang terukur, transparan, dan meningkatkan keamanan jaringan energi listrik  keberlanjutan.

Hadir dalam sidang ujian promosi doktor Wakil Rektor I Universitas Semarang (USM) Prof Haslina MSc, Ketua Senat USM Prof Dr Hardani Widisstuti MM Psikolohg, Ketua LPPM USM Prof Dr Midjiastuti Handajani MT, serta para dosen USM.

Selain itu Kepala MAN 1 Kota Semarang Sukat SPd MSI dan Ketua Komite Dr Ngasbun Egar, Pengasuh Pon-Pes Nurul Hidayah Dr KH M In’amuzzahidin MA, serta Pengasuh Pon-Pes Darul Ilm Habib Muhammad bin Farid Al Muthahar dan relawan PMI Kota Semarang.

Pos terkait