SEMARANG – Vania Dewi Maharani, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Semarang melaksanakan program kerja berupa Program SIGAP: Peningkatan Kemampuan Dukungan Psikologis Awal (Psychological First Aid/PFA) pada Jumat, 10 Juli 2026, pukul 19.30 WIB di Balai RW 12, Kelurahan Purwoyoso, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang. Kegiatan ini diikuti oleh anggota Karang Taruna sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memberikan dukungan psikologis awal kepada individu yang mengalami situasi krisis atau tekanan emosional.
Program SIGAP, diselenggarakan sebagai bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui edukasi mengenai Psychological First Aid(PFA). PFA sendiri, merupakan bantuan psikologis awal yang diberikan kepada seseorang yang mengalami peristiwa yang menimbulkan tekanan, seperti bencana, kecelakaan, kehilangan, maupun kondisi sulit lainnya. Bantuan ini tidak berfokus pada terapi, melainkan pada pemberian rasa aman, dukungan emosional, serta membantu individu memperoleh kebutuhan dasar dan akses terhadap bantuan lanjutan apabila diperlukan.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai konsep dasar Psychological First Aid, tujuan penerapan PFA, prinsip-prinsip dasar dalam memberikan bantuan psikologis awal, serta langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat ketika menjumpai individu yang sedang mengalami kondisi emosional akibat suatu peristiwa. Agar mempermudah pemahaman mengenai materi, terdapat sesi melihat penerapan PFA secara melalui sebuah video Youtube animasi ringan.
Untuk meningkatkan pemahaman peserta, kegiatan juga dilengkapi dengan sesi diskusi interaktif dan tanya jawab. Peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pengalaman maupun pendapat terkait kondisi yang pernah mereka temui di masyarakat. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka selama diskusi berlangsung, mulai dari mengajukan pertanyaan hingga memberikan tanggapan terhadap studi kasus yang disampaikan oleh pemateri.
Sebagai bentuk evaluasi, mahasiswa KKN juga melaksanakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta mengenai Psychological First Aid sebelum dan sesudah mengikuti edukasi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep dasar PFA, prinsip pemberian dukungan psikologis awal, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan ketika menghadapi individu yang sedang mengalami tekanan psikologis.
Melalui Program SIGAP, mahasiswa KKN Universitas Semarang berharap anggota Karang Taruna dapat menjadi agen yang lebih peduli terhadap kesehatan psikologis masyarakat serta mampu memberikan dukungan awal yang tepat kepada individu yang membutuhkan. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga tercipta lingkungan yang lebih suportif, tanggap, dan saling peduli di Kelurahan Purwoyoso.






