USM Resmi Tutup International Student Mobility, Summer Camp, and Conferences 2026, Perkuat Jejaring Akademik Global

SEMARANG – Universitas Semarang (USM) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi melalui Closing Ceremony International Student Mobility, Summer Camp, and Conferences 2026 yang digelar di Auditorium Ir. Widjatmoko, Senin (27/7).

Sebanyak 160 peserta yang terdiri atas mahasiswa, dosen, dan delegasi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia maupun mancanegara mengikuti seremoni penutupan yang menandai berakhirnya rangkaian program kolaborasi internasional tersebut.

Selama penyelenggaraannya, para peserta terlibat dalam berbagai kegiatan akademik dan budaya, mulai dari konferensi internasional, student mobility, summer camp, diskusi ilmiah, hingga pertukaran budaya. Program ini menjadi ruang kolaboratif untuk mempererat hubungan antarperguruan tinggi sekaligus membangun jejaring global yang berkelanjutan.

Menutup secara resmi kegiatan tersebut, Wakil Rektor I Universitas Semarang, Prof. Dr. Ir. Haslina, M.Si., menegaskan bahwa internasionalisasi merupakan bagian dari strategi USM dalam meningkatkan mutu pendidikan dan daya saing lulusan di tingkat global.

“Internasionalisasi bukan sekadar menghadirkan mahasiswa dari berbagai negara ke kampus, tetapi bagaimana kita membangun ruang belajar yang saling menginspirasi, menghargai keberagaman, dan melahirkan kolaborasi nyata. Kami berharap seluruh peserta membawa pulang pengalaman, jejaring, dan semangat kolaborasi yang akan terus berkembang di masa mendatang. Pintu Universitas Semarang akan selalu terbuka untuk kerja sama internasional yang lebih luas,” ujar Prof. Haslina.

Sebagai pendamping kegiatan, Wakil Rektor III Universitas Semarang, Dr. April Firmandaru, S.Kom., M.Kom., menyampaikan bahwa penyelenggaraan program ini menjadi bukti kesiapan USM dalam menjadi bagian dari ekosistem pendidikan tinggi berkelas dunia.

“Program ini menunjukkan bahwa Universitas Semarang mampu menjadi ruang bertemunya ide, inovasi, dan kolaborasi dari berbagai negara. Kami berharap interaksi yang terbangun selama kegiatan ini dapat menjadi awal dari berbagai kerja sama lanjutan, baik dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun pengembangan inovasi bersama,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala International Office Universitas Semarang, Faisal Yusuf, B.A., S.M., M.M., M.B.A., mengatakan bahwa tingginya antusiasme peserta menjadi indikator meningkatnya kepercayaan mitra internasional terhadap USM.

“Program International Student Mobility, Summer Camp, and Conferences merupakan salah satu upaya strategis USM dalam memperluas jejaring global. Kami bersyukur dapat mempertemukan peserta dari berbagai negara dalam satu forum yang tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik, tetapi juga membangun persahabatan lintas budaya. Kami berharap hubungan yang telah terjalin selama program ini dapat berkembang menjadi kolaborasi jangka panjang yang saling menguntungkan,” jelas Faisal Yusuf.

Salah satu peserta internasional, Poonsub Rattanapan dari Hatyai University, Thailand, mengaku memperoleh pengalaman yang berkesan selama mengikuti program di Universitas Semarang.

“Saya merasa sangat diterima selama berada di USM. Selain mendapatkan pengalaman akademik yang luar biasa, saya juga belajar tentang budaya Indonesia, bertemu teman-teman dari berbagai negara, dan merasakan keramahan yang membuat saya merasa seperti di rumah sendiri. Saya berharap suatu saat dapat kembali ke Universitas Semarang,” katanya.

Rangkaian Closing Ceremony berlangsung semarak dengan penampilan seni budaya, pemutaran video dokumentasi kegiatan, penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta, serta sesi foto bersama yang menjadi simbol terjalinnya persahabatan dan kolaborasi lintas negara.

Melalui penyelenggaraan International Student Mobility, Summer Camp, and Conferences 2026, Universitas Semarang terus memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi yang aktif membangun jejaring internasional. Program ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam menciptakan lingkungan akademik yang inklusif, inovatif, serta mampu mencetak lulusan yang memiliki kompetensi global dan siap menghadapi tantangan dunia.

Pos terkait