Kreatifitas Dosen dan Mahasiswa Unisnu Jepara Bantu Tingkatkan Kualitas Pembelajaran Saat Pandemi

KAMPUSPEDIA.ID – Pandemi yang belum tau kapan usainya, mengakibatkan sektor pendidikan terus mengadakan pembelajaran daring untuk menekan angka persebaran Virus Covid-19. Sulitnya menghadirkan sistem pembelajaran daring yang mampu mengorganisir tranfser ilmu secara optimal kepada peserta didik, mengharuskan guru memiliki kreativitas dan cakap teknologi dalam pembuatan media pembelajaran.

Untuk menjawab kesukaran tersebut, kolaborasi apik dari dosen dan mahasiswa Unisnu Jepara diwujudkan dalam pelatihan media pembelajaran melalui limbah dan berbasis teknologi era society 5.0. yang digelar pada 5 dan 6 Agustus 2021 di SD N 4 Bulungan, Pakis Aji, Jepara.

Dosen Prodi PGSD FTIK Unisnu Jepara sekaligus narasumber pelatihan media berbasis teknologi mengungkapkan bahwa di era society 5.0, Aan Widiyono, M.Pd  mengatakan bahwa kemajuan teknologi dapat mendorong keberhasilan dunia pendidikan dalam mewujudkan pembelajaran yang menarik dan efektif dengan memanfaatkan aplikasi seperti Bandicam, Droid Cam, Zd Soft Screen Recorder dan Quizizz.

“Guru tidak lagi sebagai pendidik saja, tetapi juga fasilitator terhadap berbagai pengetahuan. Menjaga psikis siswa agar tetap semangat belajar dikala pandemi penting, pembuatan media pembelajaran yang menarik dengan penggunaan teknologi dapat dilakukan dengan mudah melalui Bandicam, Droid Cam, Zd Soft Screen Recorder dan Quizizz”, Ujar Aan.

Selain itu, budaya bersih dengan pengelolaan limbah yang baik harus ditanamkan kepada anak-anak dengan metode kekinian yang kreatif. 

Aliva Rosdiana, M.Pd, dosen Prodi PBI FTIK Unisnu Jepara ketika memberikan materi pelatihan media pembelajaran dari limbah kertas mengatakan bahwa salah satu bentuk kreatifitas yakni pemanfaatan limbah menjadi APE (alat peraga edukatif) sebagai bentuk kreativitas guru dalam membuat media pembelajaran dimasa pembelajaran daring.

Antusiasme dari para guru di SD N 4 Bulungan selaku peserta dalam pelatihan ini menunjukkan bahwa para pendidik sangat membutuhkan stimulus dan ide-ide yang lebih menarik dalam membuat media pembelajaran, tentunya dengan cara-cara yang mudah diterapkan. 

BACA JUGA  Pendampingan Penyusunan Aplikasi Laporan Keuangan oleh Dosen USM

Hal ini dibuktikan dengan respon posiitif yang disampaikan oleh Ibu Aggraini, S. Pd, selaku kepala SD N 4 Bulungan, menurutnya  dengan adanya pelatihan media pembelajaran berbasis teknologi memberikan kesadaran bahwa pembuatan media dengan teknologi cukup mudah untuk dilakukan dan sangat menarik diterapkan kepada anak-anak, juga dalam pembuatan APE dari limbah kertas memberikan inspirasi untuk peduli lingkungan serta membangkitkan semangat kreativitas untuk terus meningkatkan kemampuan pendidik dalam pembelajaran era society 5.0. sehingga setelah mengikuti pelatihan selama dua hari ini, kami dapat menerapkannya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran daring.

Sebagai mahasiswa yang tergabung dalam tim Pengabdian Masyarakat kolaborasi Mahasiswa dan Dosen Unisnu Jepara mengungkapkan bahwa dengan adanya kegiatan ini lebih memahami bahwa permasalahan yang terjadi di dunia pendidikan perlu diberikan solusi terbaik dengan memperhatikan setiap aspek kemajuan teknologi dan mengoptimalkan skill kreatif di era Society 5.0.

“Dengan terselenggaranya kegiatan pelatihan yang difasilitasi oleh LPPM Unisnu Jepara dengan dibersamai dua dosen yang berkompeten sebagai narasumber ini, kami menjadi lebih memahami bahwa permasalahan yang terjadi di dunia pendidikan perlu diberikan solusi terbaik dengan memperhatikan setiap aspek kemajuan teknologi dan mengoptimalkan skill kreatif di era Society 5.0, terlebih saya dari program studi PGSD menjadi lebih responsif terhadap eksistensi pendidik dalam membuat media pembelajaran”, Jelas Nisah, salah satu mahasiswa tim pengabdi.

Adapun mahasiswa yang tergabung dalam program Pengabdian Masyarakat Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa Unisnu Jepara ini adalah Milkhaturrohman, Nurul Nisah, Nia Nur Lailiyah dari Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Zara Ihda Zivina dari Prodi Desain Komunikasi Visual dan Amin Ridwan dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Unisnu Jepara. (mz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *